TOPNEWS1.ONLINE, ENREKANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang membagikan zakat, infaq dan sedekah (ZIS), kepada 5000 ribu lebih penerima manfaat
Pemberian zakat tersebut dilaksanakan dengan layanan aktif BAZNAS (LAB) Enrekang, dengan mendatangi Mustahik di tempat tinggalnya baik yang konsumtif maupun yg produktif. Ini mempertimbangkan aspek geografis wilayah Enrekang terlalu kejauhan. Untuk sampai di kota Kabupaten Enrekang, jarak tempu 15- 50 KM. Jadi biaya tentu mahal dan tidak sebanding dengan nilai yang di terima. Karena itu kita aktifkan tugas pembantuan yang di milki UPZ kecamatan dan desa
Ketua Baznas BAZNAS Enrekang bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Kadir Lesang mengatakan penerima manfaat akhir tahun di 2019 ini sebanyak 5000 orang’
Tidak banyak di lakukan secara secara simbolis, tapi langsung door to door di rumah rumah mustahik
Untuk seluruh desa dan kelurahan ungkap Kadir lesang.
Penerima zakat kata dia, seperti fakir miskin ,difabel, pelajar, mahasiswa, guru mengaji, pembangunan masjid, dan penerima manfaat lainnya.seperti usaha produktif.
Terpisah ketua BAZNAS bidang pengumpulan mengatakan,
Hingga saat ini data bidang pengumpulan menunjukkan angka signipikan, jumlah zakat yang dikumpulkan Baznas sudah mencapai Rp 11miliar sudah termasuk zakat fitra dan disalurkan 70% kepada penerima manfaat berdasarkan 8 asnap.
“Penerimaan zakat yang dominan itu masih berasal dari ASN. Makanya kita genjot sektor lain seperti petani dan pedagang dan usaha pertambangan untuk mereka wajib ngikuti aturan zakat yang berlaku melalui lembaga resmi
BAZNAS dan LAZ. Pendistribusian dan pendayagunaan adalah bagian dari proses kampanye, dari penyaluran zakat pada Mustahik dapat berefek pada kesadaran orang orang kaya dan Muzakki, ujar baharuddin.( Ombass )

















