TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus diperkuat. BPJS Ketenagakerjaan bersama Karang Taruna Kabupaten Sidrap membangun kolaborasi untuk meningkatkan peran Agen PERISAI Desa/Kelurahan sebagai ujung tombak dalam menjangkau pekerja yang belum terlindungi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Agen PERISAI Desa dan Kelurahan Kabupaten Sidenreng Rappang yang digelar di Aula Kantor Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Senin (5/10/2026).
Pelatihan perdana ini diikuti Agen PERISAI dari Desa/Kelurahan di Kecamatan Panca Lautang dan Kecamatan Tellu Limpoe. Kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap bagi Agen PERISAI dari kecamatan lainnya di Kabupaten Sidrap.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Aminah Arsyad, Camat Panca Lautang Muhammad Basri R., S.Pi., M.Si., perwakilan Dinas PMDPPA, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap Dr. Abdul Jabbar, S.I.P., M.Si., serta jajaran pengurus Karang Taruna.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidrap, Aminah Arsyad, mengatakan keberadaan Agen PERISAI memiliki arti penting dalam memperluas kepesertaan sekaligus memastikan semakin banyak masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Ini adalah pekerjaan yang memiliki manfaat besar untuk masyarakat. Ketika kita menjadi Agen PERISAI, kita bukan hanya mencari peserta, tetapi menjadi jembatan kebaikan agar pekerja dan keluarganya mendapatkan perlindungan. Insyaallah, ini adalah pekerjaan dunia dan akhirat,” ungkap Aminah.
Ia mengajak seluruh Agen PERISAI menjalankan tugas dengan amanah dan penuh kepedulian. Menurutnya, semakin luas jangkauan agen di tingkat desa dan kelurahan, semakin besar pula peluang pekerja memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko sosial maupun risiko akibat pekerjaan.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Camat Panca Lautang Muhammad Basri R. Ia menilai pemerintah memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem yang mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta organisasi kemasyarakatan dinilai penting agar informasi dan akses perlindungan ketenagakerjaan dapat semakin dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap Dr. Abdul Jabbar mengatakan kolaborasi tersebut menjadi kekuatan tersendiri karena masing-masing pihak memiliki peran yang saling melengkapi.
“BPJS Ketenagakerjaan memiliki sistem dan program perlindungan, pemerintah hadir memberikan dukungan dan fasilitasi, sementara Karang Taruna memiliki kekuatan jejaring sosial sampai ke desa dan kelurahan. Kalau ini bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujar Abdul Jabbar.
Ia menegaskan, Agen PERISAI diharapkan tidak hanya berfokus pada pekerja yang sudah mudah dijangkau, tetapi juga aktif menyasar kelompok pekerja yang selama ini belum mendapatkan perlindungan.
Kelompok tersebut antara lain petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja informal, pekerja harian hingga kelompok pekerja rentan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Sidrap.
Melalui pelatihan ini, kapasitas Agen PERISAI diharapkan semakin kuat, baik dalam memberikan informasi maupun memperluas jejaring kepesertaan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah bersama untuk membangun kesadaran bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.
Dengan penguatan Agen PERISAI hingga tingkat desa dan kelurahan, perlindungan bagi pekerja di Sidrap diharapkan tidak lagi berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir lebih dekat, mudah diakses, dan menjangkau mereka yang selama ini belum tersentuh program jaminan sosial ketenagakerjaan. (ibe)
















