Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

DPRD Sidrap Satukan Mahasiswa, Pemda, dan SPBU Bahas Lima Persoalan Mendesak, Hasil RDP Siap Ditindaklanjuti

×

DPRD Sidrap Satukan Mahasiswa, Pemda, dan SPBU Bahas Lima Persoalan Mendesak, Hasil RDP Siap Ditindaklanjuti

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi masyarakat dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidrap, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Selasa (30/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dinamis tersebut menjadi wadah dialog terbuka untuk membahas berbagai persoalan yang dinilai mendesak dan membutuhkan langkah nyata dari pemerintah daerah.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hadir memberikan penjelasan langsung terhadap berbagai isu yang diangkat mahasiswa.

Ketua Umum PMII Cabang Sidrap, Ewin Putra, mengatakan RDP ini merupakan tindak lanjut dari hasil konsolidasi organisasi yang menghimpun berbagai keluhan masyarakat di lapangan.

“Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti hasil konsolidasi yang disampaikan teman-teman PMII terkait berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Ewin di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

Dalam forum tersebut, PMII menyampaikan lima isu strategis yang menjadi perhatian utama. Pertama, evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memenuhi standar gizi serta tepat sasaran dalam upaya menekan angka stunting.

Kedua, persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar, yang kerap terjadi di sejumlah SPBU dan berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketiga, penertiban aktivitas tambang ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan, mengganggu keamanan, serta menyebabkan kerugian bagi daerah.

Keempat, peningkatan kualitas sektor pendidikan, terutama terkait kesejahteraan guru dan langkah konkret untuk menekan angka anak putus sekolah.

Kelima, penanganan kasus HIV/AIDS yang dinilai membutuhkan perhatian lebih serius melalui penguatan edukasi, pencegahan, serta peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua DPRD Sidrap, Tahkyuddin Masse, menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa akan menjadi perhatian serius lembaga legislatif.

Menurutnya, kehadiran OPD dan pihak terkait dalam RDP bertujuan agar setiap persoalan dapat dijelaskan secara terbuka sekaligus menjadi dasar penyusunan langkah penyelesaian yang konkret.

“Hasil pembahasan akan ditindaklanjuti dengan meminta laporan dan langkah konkret dari instansi terkait, agar setiap permasalahan yang disampaikan mendapatkan solusi yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Tahkyuddin.

Melalui RDP tersebut, DPRD Sidrap berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin dalam mengawal pembangunan daerah.

Aspirasi yang lahir dari masyarakat diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi semata, tetapi mampu diwujudkan dalam kebijakan dan program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sidrap.Jika diinginkan, berita ini juga dapat dibuat dengan gaya yang lebih tajam dan layak menjadi headline media online nasional. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics