Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Terungkap! Dua Pria di Sidrap Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan Berbahan Alkohol 70 Persen

×

Terungkap! Dua Pria di Sidrap Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan Berbahan Alkohol 70 Persen

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Misteri kematian dua pria yang sempat menggegerkan warga BTN Flamboyan, Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, perlahan mulai menemukan titik terang.

Fakta mengejutkan pun terungkap dalam penyelidikan awal kepolisian.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Minuman yang diduga dikonsumsi para korban ternyata bukan minuman keras kemasan yang lazim beredar di pasaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, minuman tersebut diduga merupakan racikan sendiri yang dibuat dengan mencampurkan alkohol 70 persen bersama bahan lainnya.

Informasi itu disampaikan Ps. Kasi Humas Polres Sidrap, IPDA Andi. Menurutnya, para korban bersama beberapa rekannya diduga mengonsumsi minuman oplosan tersebut pada Senin, 15 Juni 2026.

“Bukan minuman keras kemasan sebagaimana yang beredar di pasaran. Dari keterangan yang kami peroleh, mereka diduga meracik sendiri dengan menggunakan alkohol 70 persen,” ungkapnya.

Keterangan para saksi itu diperkuat dengan temuan polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi, petugas menemukan sejumlah wadah yang diduga digunakan untuk meracik minuman tersebut.

Polisi juga mendapati kemasan minuman energi yang diduga ikut dicampurkan dalam racikan itu.

Peristiwa tragis tersebut diduga melibatkan sekitar enam orang yang berada di lokasi yang sama.

Tak lama setelah mengonsumsi minuman racikan itu, dua pria asal Kota Makassar yang bekerja di Sidrap mengalami kondisi kritis. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa keduanya tidak tertolong.

Kendati dugaan mengenai konsumsi racikan berbahan alkohol 70 persen mulai mengemuka, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian kedua korban.

Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah minuman oplosan tersebut menjadi faktor utama yang merenggut nyawa para korban.

Namun, satu fakta kini mulai terlihat jelas. Kasus yang semula dipenuhi berbagai spekulasi itu mengarah pada dugaan konsumsi minuman oplosan dengan kandungan yang sangat berbahaya.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang risiko mengonsumsi minuman racikan tanpa standar keamanan dan takaran yang jelas. Sebab, dalam banyak kasus, segelas minuman oplosan dapat berubah menjadi awal dari sebuah tragedi yang merenggut nyawa. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics