TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Aktivitas bongkar muat semen di depan Toko Nabila, Jalan Ganggawa, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, menuai sorotan warga dan pengguna jalan.
Truk pengangkut semen yang kerap parkir hingga memakan badan jalan disebut mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengendara yang melintas.

Keluhan warga muncul karena proses bongkar muat sering berlangsung pada jam sibuk.
Kendaraan pengangkut semen disebut berhenti cukup lama di pinggir jalan hingga menyebabkan antrean kendaraan dan kemacetan di sekitar lokasi.
Tak hanya itu, debu semen yang beterbangan saat proses pembongkaran juga dikeluhkan masyarakat sekitar karena dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan pengguna jalan.
Menanggapi sorotan tersebut, pemilik Toko Nabila, H Saiful, mengaku terbuka menerima kritik dan masukan dari masyarakat demi perbaikan usaha yang telah dijalankannya selama 11 tahun terakhir.
“Terimakasih, kami terima semua kritikan dan saran perbaikan untuk usaha kami. Ini juga sudah 11 tahun kami usaha di sini, dan baru kali ini ada keluhan seperti ini,” ujarnya.
H Saiful mengatakan pihaknya kini mulai melakukan pembenahan proses bongkar muat dengan menerapkan sistem satu jalur agar tidak lagi menghambat arus kendaraan di Jalan Ganggawa.
Ia juga berharap persoalan seperti ini dapat diselesaikan melalui komunikasi bersama agar ditemukan solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun.
“Kalau ada hal-hal seperti ini, alangkah baiknya duduk bersama mencari solusi terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sidrap, Andi Bahari, mengungkapkan pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada pemilik toko terkait aktivitas bongkar muat tersebut.
“Yah, kami sudah layangkan surat teguran sambil berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sidrap terkait penindakannya,” singkatnya. (Ibe)















