TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Tragedi memilukan menimpa seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Ia tewas setelah dilindas mobil rantis Baracuda milik Brimob Polda Metro Jaya.
Peristiwa ini menimbulkan gelombang kecaman, terutama karena terjadi di bulan kemerdekaan, saat bangsa seharusnya merefleksikan pengorbanan para pejuang.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidrap, Muh. Faiz Ansorullah, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengecam keras tindakan aparat.
Menurutnya, rekaman yang beredar di publik menunjukkan bahwa tragedi tersebut bukanlah kecelakaan, melainkan bentuk penyalahgunaan wewenang yang mencederai rasa keadilan rakyat.
“Kami mendesak Kapolri agar segera memproses hukum aparat terlibat secara transparan dan akuntabel. Negara tidak boleh diam. Keadilan harus ditegakkan agar tragedi semacam ini tidak kembali terulang,” tegas Faiz.
HMI Cabang Sidrap juga menyerukan agar Polri melakukan reformasi struktural dan kultural demi mengembalikan jati diri sebagai pelindung rakyat. Selain itu, negara diminta memberikan keadilan dan kompensasi yang layak bagi keluarga almarhum Affan Kurniawan.
Tragedi ini menjadi catatan hitam dalam peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Pertanyaannya kini, apakah bangsa ini akan membiarkan sejarah kelam terus berulang, atau berani menegakkan keadilan demi menjaga marwah kemerdekaan yang sejati. (ibe)














