Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Fogging Aman dari DBD. Tentu Tidak!! Dr Ishak Kenre: Ayo Bersatu Jaga Kebersihan

×

Fogging Aman dari DBD. Tentu Tidak!! Dr Ishak Kenre: Ayo Bersatu Jaga Kebersihan

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidrap saat ini fokus dalam pengendalian dan pemutusan rantai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Peningkatan kasus DBD di Kabupaten Sidrap terus bergerak dan saat ini menembus angka 346 mulai Januari hingga 15 Juni 2021. Umumnya yang terjangkit adalah anak usia sekolah.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Hingga kini, Dinkes Sidrap terus melakukan pengasapan insektisida atau fogging, serta mengedukasi masyarakat gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan pola hidup bersih lingkungan dan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sidrap, Dr Ishak Kenre menyampaikan kepada masyarakat luas melalui media sosial Facebook tentang penyakit DBD.

Dalam tulisannya, Dr Ishak Kenre menulis berharap hanya Fogging Fokus untuk aman dari DBD. Tentu Tidak!!! Ayo Bersatu Cegah Demam Berdarah (ABCD).

“Dengan membasmi jentik, setiap rumah pastikan bebas jentik nyamuk dan meniadakan sarang perkembangbiakan nyamuk dewasa,” tulisnya, Selasa, 15 Juni 2021.

Pesan tersebut untuk mengedukasi masyarakat supaya bisa menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih sehingga bisa terhindar dari penyakit DBD.

Untuk bisa terhindar dari penyakit DBD warga diharap membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kemudian menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya.

Selanjutnya, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

Selain itu, ditambahkan segala bentuk kegiatan pencegahan DBD seperti menaburkan bubuk larvasida atau lebih dikenal dengan abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk.

Kemudian mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk. (MDS/Ibe)

Editor: Ibrahim

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics