Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NasionalNews

Pesawat TNI AU Mendarat di Bandara Mamuju, Bawa Bantuan Logistik

×

Pesawat TNI AU Mendarat di Bandara Mamuju, Bawa Bantuan Logistik

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, JAKARTA — Pesawat TNI AU, Boeing A 7302 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin Makasar mendarat di Bandara Mamuju, Jumat, 15 Januari 2021.

Pesawat yang membawa bantuan logistik di wilayah Mamuju itu take off dari Lanud Hasanuddin Makassar pukul 10.45 wita, dan mendarat di Bandara Mamuju, pukul 12.10 wita.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Selain membawa bantuan logistik, misi lain dengan 21 personil Paskhas yaitu
pengamatan dan pemotretan udara daerah yang terdampak gempa di Sulbar.

Sebelumnya, sesuai instruksi Panglima TNI, Kasau memerintahkan untuk menerbangkan pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, guna memantau dari udara dan memastikan situasi kondisi daerah terdampak gempa.

TNI AU juga menyiagakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 33 Lanud HND dan Skadron Udara 31 Lanud Halim P, pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Kemudian satu pesawat Helikopter Super Puma NAS-332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja standby SAR Lanud Sultan Hasanuddin, untuk dukungan Search dan Rescue (SAR), evakuasi, dan bantuan logistik kepada warga masyarakat yang terdampak bencana.

Hal ini merupakan wujud dari kehadiran Negara melalui TNI AU di tengah masyarakat yang tertimpa musibah bencana, sekaligus merupakan pelaksanaan tugas TNI pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang salah satunya penanggulangan bencana alam.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Majene mengabarkan 8 (delapan) warganya meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka.

BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat.

Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 11.10 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Sedangkan kerusakan bangunan di Kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Sedangkan pada Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat (RB) antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market.

Jaringan listrik dan komunikasi selular juga terganggu di wilayah Mamuju. Kerusakan rumah warga serta korban jiwa masih dalam pendataan.

BNPB memonitor upaya penanganan darurat di lapangan dilakukan oleh berbagai pihak, seperti BPBD, BNPP/Basarnas, TNI, Polri, sukarelawan dan mitra terkait lainnya.

Kebutuhan yang diinformasikan oleh BPBD setempat berupa sembako, selimut dan tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, alat berat/eksavator, alat komunikasi, makanan siap saji dan masker.

Pagi tadi 15 Januari 2021, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk segera melakukan peninjauan ke lokasi terdampak gempabumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

BNPB turut mendistribusikan bantuan dalam penanganan bencana gempabumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, antara lain 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA. (*/salam)

Sumber: Pusat Penerangan TNI / BNPB

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics