Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NewsSIDRAP

Harga Gula Pasir Melonjak, Bulog Sidrap Gelar Operasi Pasar

×

Harga Gula Pasir Melonjak, Bulog Sidrap Gelar Operasi Pasar

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Harga gula pasir dipasaran umum saat ini terus mengalami lonjakan. Bahkan harganya mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu pekilogram (kg).

Hal itu disebabkan karena pasokan gula pasir kurang sebab banyak perusahaan gula tidak lagi berproduksi karena wabah virus corona atau covid-19.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Hal itu membuat Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Sidrap melaksanakan operasi pasar dengan menjual gula pasir harga murah.

Kepala Perum Bulog Cabang Sidrap, Arwiyati Ridwan mengatakan, operasi pasar itu sudah lama dilakukan mengingat harga gula pasir dipasaran sangat mahal.

“Ada 100 ton gula pasir plus 25 ton cadangan yang kita siapkan untuk operasi pasar ini. Kami jual kepada masyarakat dengan harga Rp12.500 perKg,” ucapnya.

Untuk operasi pasar itu dilakukan di dua Kabupaten yakni Sidrap dan Enrekang dengan metode penjualan secara online, Bumdes, dan di Rumah Pangan Kita (RPK).

Arwiyati Ridwan menjelaskan, saat ini ada 6 Bumdes yang telah diajak kerjasama dalam penjualan gula pasir murah, termasuk 170 RPK yang ada di Sidrap.

“Disamping itu, kita juga jual langsung kepada masyarakat di halaman kantor Bulog Sidrap, Jalan Jendral Sudirman No 186 Pangkajene, Sidrap. Satu KK itu maksimal 5 Kg,” ucapnya.

Dia berharap dengan operasi pasar ini bisa menekan lonjakan harga gula pasir dipasaran sehingga masyarakat tidak susah lagi untuk mendapatkan gula ditengah wabah covid-19 ini.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sidrap, Ahmad mengatakan, semua Bumdes yang sudah bekerjasama dengan Bulog itu atas rekomendasi Disperindag. “Ini untuk menghindari pihak yang mengatasnamakan Bumdes masuk ke Bulog untuk membeli kebutuhan pokok,” ucapnya.

Dengan kerjasama itu, dia berharap agar Bumdes yang miliki unit usaha pertokoan/kios bahan pokok bisa menyalurkan sendiri ke masyarakat di desanya. Hal ini dilkakukan untuk menghindari kerumunan orang ditengah wabah covid-19. (erw/mds)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics