TOPNEWS 1.ONLINE,PINRANG-Upaya mempercepat progres pembangunan jembatan beton di Dusun Tanamilie, Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, terus dilakukan. Para pekerja bahkan menggenjot pekerjaan hingga malam hari dengan melaksanakan proses pengelasan pada sejumlah bagian konstruksi jembatan, Sabtu (29/08/2026).
Pengerjaan hingga malam hari tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengejar target penyelesaian pembangunan agar jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dengan dukungan penerangan yang memadai, para pekerja tetap fokus dan berhati-hati dalam melaksanakan proses pengelasan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan serta kualitas konstruksi.
Danramil 1404-01/Suppa Kapten Inf Jamaluddin mengatakan, percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan pembangunan jembatan dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
“Kami terus mendorong agar pengerjaan jembatan ini berjalan maksimal. Karena itu, pekerjaan dilakukan hingga malam hari untuk mempercepat progres. Namun, keselamatan para pekerja dan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas warga, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target. Dengan adanya percepatan ini, mudah-mudahan jembatan bisa segera selesai dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Pengerjaan yang dikebut hingga malam hari menjadi wujud komitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Suppa. Seluruh pihak terkait terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan lancar hingga tahap penyelesaian.
Dengan rampungnya jembatan beton tersebut nantinya, akses masyarakat diharapkan semakin mudah, mobilitas warga menjadi lebih lancar, serta dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.(Mbass)
















