TOPNEWS1.ONLINE, PANGKEP — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan talud pengaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) tahun anggaran 2022 APBD angkat bicara, terkait sorotan tudingan tidak sesuainya mutu beton pada pengerjaan ketiga pembanguan talud tersebut.
Ketiga pembangunan talud yang dimaksud, terletak di wilayah sungai Pabundukang, Kecamatan Pangkajene dengan nilai anggaran Rp. 1.326.369.000, oleh CV. Adi Karya Mandiri, proyek Pengaman Sungai Matojeng-Ujung Loe, Kecamatan Minasatene, senilai Rp. 2.305.870.000, oleh CV. Afdal Putra, dan proyek Pembagunan Talud Pengaman Sungai Tekolabbua, senilai Rp. 2.303.690.000,-oleh CV. Alif Sejahtera.
PPK Ardiansyah membantah tudingan tersebut. Dia mengatakan ketiga proyek talud pengaman sungai yang sedang dalam proses pekerjaan itu telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.
Tudingan yang mengarah kepada tidak terpenuhinya mutu beton, menurutnya itu tidak benar. Dia menjelaskan bahwa mutu beton pada proyek yang menelan anggaran dari sumber APBD Kabupaten Pangkep Tahun 2022 itu, telah memiliki hasil uji beton dari laboratorium uji beton.
“Insya Allah sesuai dengan kontrak. Ada hasil uji asil uji laboratoriumnya,”katanya, Rabu(27/07/2022).
Terhadap kritikan yang menduga terjadi kekurangan volume, dan tidak sesuai Bestek, Ardiansya menanggapi positif kritikan itu. Dia mengatakan, aturan dan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan telah mengikat, terinci, dan cukup jelas. Pihaknya dan penyedia jasa telah melaksanakan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
“Jika ada yang mengatakan bahwa diduga terjadi kekurangan volume dan tidak sesuai Bestek, lalu indikatornya apa? Kami juga butuh penjelasan dari hasil monitoring teman-teman LSM atau media,” tegas Ardiansya.
Penggunaan material pasir tak luput dari kritikan Celebes News. Dia menanggapinya, jika pasir yang digunakan telah memenuhi standar untuk digunakan. Menurutnya, kritikan yang dilontarkan CCW, dan Media Celebes News bertujuan untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
“Kami mohon doa restu dari masyarakat semoga proyek ini berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Kami sangat menghargai dan berterimakasih atas kritikan itu, dan kami tidak alergi dengan hal itu. Yang pasti tujuannya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,”pungkasnya.

















