Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NewsLUWU

Adanya Aksi Kejahatan Hipnotis, Kabid Humas Polda Sulsel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

×

Adanya Aksi Kejahatan Hipnotis, Kabid Humas Polda Sulsel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR—  Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengimbau warga Kab. Luwu dan Sulsel secara umum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi hipnotis bertujuan mengambil barang berharga milik korban.

E. Zulpan mengatakan hal itu, menyusul adanya laporan Polisi kejadian hipnotis bermodus menanyakan alamat yang menimpa. SS (67) , warga Jl. Gunung Latimojong, RT/RW : 001/002, Kel. Tampumia Radda, Kec. Belopa, Kab. Luwu

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Kasus Penipuan dengan cara hiptnotis tersebut terjadi pada Rabu 01 September 2021 di Pammanu, Kel. Pammanu, Kec. Belopa Utara Kab. Luwu. Dan dilaporkan pada Hari Minggu tanggal 12 September 2021.

Dalam laporannya, saat itu ia hendak kesawah di Desa Seppong dengan mengedarai sepeda motor diperjalanan tepatnya di depan Bulog Pammanu dihentikan oleh Pelaku yang tidak dikenal identitasnya hanya mengaku bekerja pada Kantor Dinas PU lalu bertanya kepada korban dimana rumah H. RUSLAN yang tinggal di depan Rumah Sakit.

Karena pelaku dan korban bicara dipinggir jalan maka korban diajak oleh pelaku masuk lorong ke sebuah rumah yang tidak ada penghuninya di samping selatan Rujab Bupati Luwu

Saat itulah dirinya terhipnotis menyerahkan ATM Bank Mandiri miliknya yang Saldonya kurang lebih Rp 12 Juta, lalu bukan itu saja korban juga memberikan nomor PIN kartu ATM tersebut secara tidak disadari olehnya.

Dari kasus di atas, E. Zulpan berharap maka, bila menjadi korban hipnotis agar segera lapor kepada aparat Kepolisian terdekat. ‘Aparat pasti secepatnya menindaklanjutinya, kalau terbukti akan kami proses secara hukum,” katanya.

Dijelaskannya, kewaspadaan masyarakat merupakan upaya terhindarnya dari aksi pencurian dengan modus menghipnotis, karena hipnotis dapat mempengaruhi kepada masyarakat yang lengah terhadap kondisi dan situasi lingkungan.

“Jadi intinya masyarakat perlu waspada jangan mudah terpengaruh dengan ajakan-ajakan orang yang baru dikenal,” tandasnya. (mds/ibe)

Editor : M. Darwis Syamsuddin

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas? +1 0…

Verified by ExactMetrics