Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Sahrul Ramadhan Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Ang 69 Gelar Penyuluhan di kelurahan Duampanua

×

Sahrul Ramadhan Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Ang 69 Gelar Penyuluhan di kelurahan Duampanua

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP. – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69 melaksanakan program kerja individu berupa Penyuluhan Peningkatan Kesadaran dan Perubahan Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik serta Pengenalan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Sabtu, 18 Juli 2026.

Kegiatan yang di Laksanakan di salah satu rumah warga di Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, dengan sasaran utama ibu rumah tangga dan masyarakat setempat.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program kerja yang dilaksanakan Sahrul Ramadhan, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Angkatan 69, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah, mengurangi pencemaran lingkungan, serta memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Keunggulan program ini terletak pada penyampaian materi yang tidak hanya membahas teori mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga memperkenalkan metode ember tumpuk sebagai teknologi sederhana yang dapat diterapkan oleh setiap rumah tangga untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sehingga masyarakat memperoleh solusi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, cara melakukan pemilahan sampah rumah tangga, serta pengenalan pemanfaatan sampah organik dan anorganik.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai permasalahan terkait pengelolaan sampah di lingkungan mereka.

Sahrul Ramadhan menjelaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di tingkat rumah tangga.

“Permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan atau fasilitas yang tersedia. Perubahan harus dimulai dari setiap rumah tangga melalui kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.

Harapannya, masyarakat Kelurahan Duampanua dapat menerapkan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ucap Sahrul.

Masyarakat yang mengikuti kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama penyuluhan berlangsung. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi serta berbagai pertanyaan yang diajukan mengenai cara mengolah sampah rumah tangga dengan mudah dan murah.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Kelurahan Duampanua mampu menerapkan pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan.

Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan sehingga dapat mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(SR/Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *