Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Dorong Kemandirian Pangan Desa Kalosi Melalui Budidaya Cabai Rawit

×

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Dorong Kemandirian Pangan Desa Kalosi Melalui Budidaya Cabai Rawit

Sebarkan artikel ini

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Dorong Kemandirian Pangan Desa Kalosi Melalui Budidaya Cabai Rawit

 

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan program budidaya cabai rawit sebagai upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga. Cabai rawit dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki tingkat konsumsi yang tinggi dan kerap mengalami fluktuasi harga di pasaran, sehingga berpengaruh langsung terhadap kebutuhan harian masyarakat.

Kegiatan budidaya cabai rawit dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 bersama masyarakat setempat dengan memanfaatkan lahan kosong milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Salah satu mahasiswa yang terlibat aktif dalam program ini adalah Dwigita Nanda Aulyah, mahasiswa KKN Unhas Gel.115 dari Jurusan Agroteknologi.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kalosi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama masa KKN, dimulai dari tahap sosialisasi hingga pendampingan perawatan tanaman.

Mahasiswa memberikan edukasi terkait teknik budidaya cabai rawit yang sederhana dan mudah diaplikasikan, meliputi pemilihan benih unggul, persiapan media tanam, teknik penanaman, serta perawatan tanaman agar dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan.

“Cabai rawit memiliki urgensi tinggi karena hampir selalu dibutuhkan dalam konsumsi harian. Dengan budidaya mandiri, masyarakat dapat lebih siap menghadapi lonjakan harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Ke depannya, hasil budidaya ini juga direncanakan menjadi salah satu sumber pendapatan Desa Kalosi,” ucap Dwigita Nanda Aulyah.

Kepala Desa Kalosi Abd Malik Sangat mengapresiasi atas program yang diinisiasi mahasiswa KKN Unhas ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan keterampilan bertani maupun pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

“Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ucapnya.

Melalui implementasi budidaya cabai rawit ini, diharapkan masyarakat Desa Kalosi mampu meningkatkan kemandirian pangan sekaligus memperoleh nilai ekonomi tambahan.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN Unhas dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal dan berkelanjutan.(Nn/So)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics