TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat fondasi perekonomian daerah melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan negara.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Perwakilan Sulawesi Selatan di Ruang Kerjanya, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor jasa keuangan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin memaparkan berbagai strategi yang dijalankan pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Salah satunya dengan mendorong kontribusi 182 pabrik pengolahan dan sekitar 400 usaha peternakan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi di desa-desa melalui pengawasan pemerintah desa, lurah, dan camat.
Ia juga mengungkapkan bahwa tim dari Kementerian PPN/Bappenas dijadwalkan berkunjung ke Sidrap dalam waktu dekat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan daerah berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Di bidang keuangan, Pemkab Sidrap terus mengedukasi masyarakat agar semakin cakap memanfaatkan layanan perbankan, transaksi digital, dan penggunaan QRIS.
Syaharuddin berharap OJK bersama perbankan dapat memperluas akses pembiayaan, termasuk mendukung pembangunan gudang penyimpanan hasil produksi serta memperkuat pembinaan UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
“Kami berharap dukungan OJK, LPS, dan seluruh perbankan terus ditingkatkan agar masyarakat yang memiliki potensi usaha tetapi terkendala modal dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas,” ujar Syaharuddin.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Hari Utomo, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Ia menyampaikan, pada 2026 pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp704 miliar dana transfer ke daerah untuk Sidrap, dengan realisasi penyaluran yang telah mencapai sekitar 58 persen.
Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sidrap telah mencapai sekitar Rp407 miliar kepada lebih dari 5.700 pelaku usaha. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menambahkan kinerja sektor jasa keuangan di Sidrap menunjukkan tren yang menggembirakan.
Pertumbuhan kredit perbankan mencapai 7,25 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah di angka 1,57 persen.
“Hal ini menunjukkan sektor usaha di Sidrap masih sehat dan perbankan tetap optimistis menyalurkan pembiayaan,” katanya.
Ia juga menilai sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh sekitar 21,2 persen, serta potensi peternakan ayam petelur di Sidrap, menjadi kekuatan utama yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
OJK pun siap mendukung peningkatan penyaluran KUR melalui pendampingan, bimbingan teknis, dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Di sisi lain, Kepala LPS Sulsel, Fuad Zaen, mengungkapkan masyarakat Sidrap cenderung memilih investasi emas dibandingkan menyimpan dana di perbankan. Meski demikian, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sektor swasta di Sidrap menjadi yang tertinggi dengan kenaikan sekitar 33 persen.
Fuad mengingatkan agar dana KUR dimanfaatkan secara produktif sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian.
Ia juga mendorong perluasan edukasi keuangan, baik kepada masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN), guna meningkatkan kepercayaan terhadap sektor perbankan.
“LPS bersama OJK siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk memperkuat literasi keuangan dan menjaga sistem keuangan daerah tetap sehat,” tutupnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap serta pimpinan sejumlah perbankan, di antaranya Bank Sulselbar, BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, Bank Hasamitra, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesejahteraan masyarakat Sidrap. (ibe)
















