234 Kasus, Kluster Keluarga dan Perkantoran Dominasi Kasus Covid di Pangkep

  • Whatsapp
Forkopimda Pangkep lakukan pertemuan terkait covid-19

TOPNEWS1.ONLINE, PANGKEP — Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) masuk dalam kategori zona orange, sesuai data yang dirilis Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Satgas BPBD Penangan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad, Selasa, 5 Januari, 2021.

Bacaan Lainnya

Saat ini kasus aktif Covid-19 di kabupaten Pangkep, terdata sebanyak 234 kasus per 5 Januari 2021.

Sementara berdasarkan rilis data Satgas BPBD Pangkep, dari bulan Maret 2020 hingga saat ini total kasus konfirmasi sebanyak 501 kasus. Dan yang sembuh sebanyak 251 orang.

Diungkapkan Annas Ahmad, satu bulan terakhir ini dibulan Desember 2020, terdapat peningkatan kasus sekitar 50 persen dari total kasus. Dan didominasi kluster keluarga, dan kluster perkantoran.

“Saat ini kita tengah melakukan swab massal di perkantoran. Hari ini kita lakukan swab massal di rumah sakit, Inspektorat, dinas PU, dinas pemberdayaan perempuan, Bappeda, dan dinas kesehatan,”ungkapnya.

Lanjut dikatakan, di Dinas Kesehatan rencananya kita akan liburkan beberapa hari kedepan, mengingat di dinas ini terdapat 7 terkonfirmasi terpapar Covid-19.

“Di dinas kesehatan ini, ada 7 staf terkonfirmasi terpapar Covid. Satu diantaranya meninggal,” ujarnya.

Annas Acmad, pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan dan disiplin protokol kesehatan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menggelar rapat tim Satgas penanganan Covid-19.

Dipimpin wakil bupati Pangkep, H Syahban Sammana, diikuti sejumlah pihak baik unsur TNI, Polri maupun Instansi terkait, yang berlangsung di ruang wakil bupati Pangkep.

Syahban sammana mengatakan, akan terus dilakukan penyadaran kepada masyarakat agar terus mematuhi protokoler kesehatan penanganan Covid-19.

“Dengan pendekatan kekeluargaan, kita ajak masyarakat patuhi protokoler kesehatan. Kita terus edukasi mereka,”ujarnya.

Penanganan Covid-19, sangat membutuhkan kesadaran yang tinggi. Bukan hanya aparat, tapi kesadaran oleh masyarakat. Dengan disiplin menjalankan protokoler kesehatan.

“Pencegahan Covid-19, Kiita membutuhkan kerja keras dan kebersamaan. Disiplin jalankan protokoler kesehatan, insyaAllah Covid-19 di Pangkep bisa kita cegah,”lanjutnya.

Dari hasil rapat tersebut disepakati, akan kembali memperketat surat edaran ataupun peraturan bupati terkait protokoler kesehatan.

Ijin resepsi pernikahan tidak akan diberikan agar tidak terjadi kerumunan atau keramaian ditempat umum. (ard)

Editor: Ibrahim

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *